Cerita Penulis — Literasi Karya Budi
Beranda / Artikel / Blog to Book: Seni Mengemas Tulisan
Koleksi baru · Panduan menulis

Blog to Book: Seni Mengemas Tulisan

Bagaimana jika tulisan-tulisan yang selama ini hanya tersimpan di blog ternyata sedang menunggu untuk menjadi sebuah buku?

Sampul buku Blog to Book: Seni Mengemas Tulisan

Tulisan yang bertahun-tahun tersimpan di blog, sesekali dibaca lagi, lalu dibiarkan mengendap — bisa jadi di situlah bahan baku buku pertamamu berada. Itulah yang dialami Sukmawati, sampai tulisan-tulisan dari blog pribadinya dikurasi dan berkembang menjadi Celoteh Jiwa.

Blog to Book: Seni Mengemas Tulisan mengajakmu melihat ulang arsip tulisanmu: menemukan benang merah, mengelompokkannya jadi tema, menyusun struktur buku, lalu mengolahnya jadi naskah yang mengalir. Lengkap dengan diagram alur, tabel kurasi, worksheet, dan studi kasus editing nyata dari Celoteh Jiwa — termasuk bagaimana tulisan seperti Pertemuan dengan Emak dirapikan tanpa harus ditulis ulang dari awal.

Buku ini juga membantumu memutuskan langkah setelah naskah selesai — menerbitkan sendiri atau lewat penerbit — lengkap dengan contoh pitching dan template outline. Sampai pembahasan apa yang bisa lahir dari sebuah buku: kelas menulis, workshop, personal branding, hingga komunitas.

Kenapa buku ini layak kamu miliki
  • Berangkat dari pengalaman nyata penulis sendiri, bukan sekadar teori.
  • Praktis: diagram, tabel kurasi, checklist, template outline, dan worksheet aksi.
  • Studi kasus editing nyata dari Celoteh Jiwa.
  • Membantu menemukan struktur buku dari tulisan yang sudah ada.
  • Membahas juga langkah setelah naskah selesai, sampai peluang setelah buku terbit.
Buku ini cocok untuk kamu yang…

Sudah lama menulis di blog, Medium, atau media sosial, tapi belum pernah menyusunnya jadi buku — punya banyak tulisan namun masih bingung memilih, mencari tema, atau menentukan langkah setelah naskah selesai.

Tidak perlu menunggu ide buku yang besar. Buka kembali arsip tulisanmu, pilih beberapa yang terbaik, isi worksheet-nya, dan mulai susun buku pertamamu hari ini.

Punya arsip tulisan sendiri?

Mungkin buku pertamamu sudah menunggu di sana

Kami bisa membantumu melihat lagi arsip tulisanmu dan menyusunnya jadi buku.

Konsultasikan Naskah
Scroll to Top