Cerita Penulis

Bacaan seputar pengalaman menulis

Kisah nyata dari penulis-penulis yang kami temani, bagaimana satu keputusan kecil bisa menjadi awal dari sebuah buku.

Cerita Sukma: Dari Celoteh Harian Menjadi Celoteh Jiwa

Pada 2013, Sukma mulai menulis di blog pribadinya, ahlansukma.wordpress.com. Awalnya sederhana, sekadar menjadi ruang untuk menuangkan pikiran, perasaan, dan hal-hal yang ia temui dalam keseharian. Tidak ada target untuk menjadikannya buku. Hanya ada keinginan untuk mencatat apa yang sedang dipikirkan dan dirasakan.

Tahun demi tahun, kebiasaan kecil itu terus dirawat. Selama lebih dari satu dekade, tulisan-tulisan Sukma merekam perjalanan batin, sosial, dan spiritual seorang perempuan muda dalam menghadapi berbagai dinamika kehidupan. Dari kejadian sederhana, percakapan, kegelisahan, hingga perenungan, semuanya perlahan menjadi kepingan cerita yang membentuk perjalanan.

Sampai akhirnya, tulisan-tulisan yang terkurasi sejak 2013 hingga 2025 tersebut dirangkum menjadi satu karya berjudul Celoteh Jiwa, sebuah buku kumpulan esai reflektif yang mengajak pembaca berhenti sejenak, membaca kembali kehidupan, dan menemukan makna di balik pengalaman sehari-hari.

Sukma sempat ragu untuk menerbitkan buku pertamanya. Namun, berkat dorongan dan dukungan dari Literasi Karya Budi, keraguan itu perlahan berubah menjadi keberanian. Celoteh Jiwa akhirnya lahir dan dapat dibaca oleh pembaca secara lebih luas.

Perjalanan ini menjadi pengingat sederhana tentang pentingnya konsistensi kecil yang dirawat bertahun-tahun hingga dapat tumbuh menjadi karya yang utuh.

Ingin mengenal lebih jauh atau menghubungi Sukma? Silakan kirim pesan melalui DM Instagram @ahlansukma.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top